<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>me Corner</title>
	<atom:link href="http://fahmi.sinau.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fahmi.sinau.org</link>
	<description>corner</description>
	<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 08:17:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pantai Jepara Di Banjiri Sampah</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2010/03/10/pantai-jepara-di-banjiri-sampah/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2010/03/10/pantai-jepara-di-banjiri-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 08:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[
Di kota Jepara ada sebuah desa yaitu Teluk Awur dan desa tersebut mempunyai pantai yang biasanya tiap hari ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar kota maupun dari kota jepara sendiri apalagi pada sore hari  pasti banyak pengunjung yang melihat sunset di pantai tersebut, akan tetapi setelah terjadi hujan yang lebat yang mengakibatkan sungai sungai di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/lautantelukawurjepara.jpg" alt="Pantau Teluk Awur Jepara Di Banjiri Sampah" width="320" height="238" /><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/sampahlautjepara.jpg" alt="" width="320" height="238" /></p>
<p style="text-align: justify">Di kota <strong>Jepara</strong> ada sebuah desa yaitu <strong>Teluk Awur</strong> dan desa tersebut mempunyai pantai yang biasanya tiap hari ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar kota maupun dari kota <strong>jepara </strong>sendiri apalagi pada sore hari  pasti banyak pengunjung yang melihat sunset di pantai tersebut, akan tetapi setelah terjadi hujan yang lebat yang mengakibatkan sungai sungai di daerah sekitar meluap dan mengalir ke pantai ini , sungai tersebut membawa sampah yang banyak ke laut , saya melihatnya heran, kok banyak sekali yah sampah sampah seperti tempat pembuangan sampah saja di pantai ini. huft. ! bagaimana ini dinas <strong><span style="text-decoration: line-through">persampahan</span></strong>, bahahaha..!!</p>
<p style="text-align: justify">Meliihat gambar yang sebelah  kiri, pantai dan pasirnya terlihat indah dan bersih, akan tetapi setelah adanya hujan lebat dan banjir, akhirnya kondisi pantai tersebut seperti yang di gambar sebelah kanan, seperti  di <a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/10/pantai-jepara-di-banjiri-sampah/" target="_self"><strong>Pantai di Banjiri Sampah</strong></a> saja, huft,l</p>
<p style="text-align: justify">apakah sudah menjadi tradisi bahwa membuang sampah pada sungai. buanglah sampah pada tempatnya,  apakah sungai itu tempatnya ? mohon kesadaranya buat teman teman yang membaca maupun yang melihat (pemirsa) untuk tidak membuang sampah sampah sembarangan, jangan membuang sampah di sungai, marilah sadar mulai dari diri sendiri.<span id="more-39"></span></p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/img_1797.jpg" alt="" width="350" height="261" /></p>
<p style="text-align: center">ini gambar sungai yang penuh sampah</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/5-5-2009-metro0505ahf.jpg" alt="" width="246" height="246" /></p>
<p style="text-align: center"><strong>DONT TRY THIS</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2010/03/10/pantai-jepara-di-banjiri-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Horog-Horog Makanan Khas Jepara</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 18:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>

		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[
Horog horog, apa an sih itu.? mungkin kalau anda belum pernah mencicipi makanan ini akan tidak tahu makanan apa ini, horog horog yaitu makanan yang terbuat dari bahan gandum, enak rasanya dan cocok buat untuk sesajian makanan, cara memakan nya juga beraneka ragam, di makan dengan kecap, atau dicampur dengan bakso. ataupun di campur dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/" target="_self"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/horog_horogJepara.jpg?t=1267553269" alt="" width="351" height="262" /></a></p>
<p style="text-align: justify"><strong><a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/">Horog horog</a>,</strong> apa an sih itu.? mungkin kalau anda belum pernah mencicipi makanan ini akan tidak tahu makanan apa ini, <strong>horog horog</strong> yaitu makanan yang terbuat dari bahan gandum, enak rasanya dan cocok buat untuk sesajian makanan, cara memakan nya juga beraneka ragam, di makan dengan kecap, atau dicampur dengan bakso. ataupun di campur dengan es campur, hmmm,,,wenak tenan. kalau anda orang jepara atau yang pernah ke jepara tentunya sudah ngerti dan mencicipi jenis makana ini, makanan horog horog ini termasuk<strong> <a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/">makanan khas jepara</a></strong>, di lihat dari segi bentuk dan warna makanan ini juga rada aneh, tapi rasanya begitu menggoda untuk memakan nya. mau mencoba?<span id="more-38"></span></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/horog_horog_Jepara.jpg?t=1267554876" alt="" width="350" height="261" /></a></p>
<p style="text-align: justify">Makanan ini banyak di jual di pasar, ada juga yang sudah tersedia di warung bakso, harga nya juga murah hanya 500an, makanan ini biasanya di bungkus dengan daun jati atau daun pisang bentuk kecil kecil, jika anda seorang kuliner anda harus mencoba jenis makanan yang namanya <a href="http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/"><strong>horog horog</strong></a> ini.</p>
<p style="text-align: justify">banyak orang yang pernah makan horog horog ini tidak menemukan di kota-kota lain, kebanyakan horog horog ini hanya di temukan di jepara, mungkin ada di kota lain akan tetapi tidak seperti yang asli nya di jepara, dan juga banyak orang jepara yang kangen dengan rasa makanan ini.</p>
<p style="text-align: justify">apakah anda siap untuk mencobanya? hmm,,,silahkan coba dan rasakan sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2010/03/03/horog-horog-makanan-khas-jepara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengusung Tenun Troso ke Sekolah</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2010/02/16/mengusung-tenun-troso-ke-sekolah/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2010/02/16/mengusung-tenun-troso-ke-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 01:13:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>

		<category><![CDATA[Troso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[
PESONA warna dan motif Kain Tenun Troso telah terbukti di jagat industri tekstil di Indonesia. Selain ukiran dan mebel, tenun troso juga menjadi andalan industri dan pariwisata Jepara. Maka sangat disayangkan jika tenun troso yang ada sejak dulu ditinggalkan masyarakat pendukungnya.
Fakta sekarang toko-toko pakaian jadi di Jepara tak banyak yang menjual kemeja berbahan tenun torso. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left" src="http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=5a73fc98cbb3e3b0c5f6a3e0a6f4b721&amp;url=http%3A%2F%2F4.bp.blogspot.com%2F_9gPHxzXMNag%2FS2JPX2_kJcI%2FAAAAAAAAAMM%2FWcM-3hxxv_4%2Fs1600%2Fsampel-keris-026.jpg" alt="" width="250" height="244" /></p>
<p style="text-align: justify">PESONA warna dan motif <a href="http://fahmi.sinau.org/2010/02/16/mengusung-tenun-troso-ke-sekolah/" target="_self"><strong>Kain Tenun Troso</strong></a> telah terbukti di jagat industri tekstil di Indonesia. Selain ukiran dan mebel, tenun troso juga menjadi andalan industri dan <strong>pariwisata Jepara.</strong> Maka sangat disayangkan jika <strong>tenun troso</strong> yang ada sejak dulu ditinggalkan masyarakat pendukungnya.</p>
<p style="text-align: justify">Fakta sekarang toko-toko pakaian jadi di Jepara tak banyak yang menjual kemeja berbahan tenun torso. Hal ini, apakah disebabkan corak dan motif yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, atau jangan-jangan masyarakat memang enggan memakainya.</p>
<p>Pasalnya kemeja yang dibuat dari kain tenun torso kini identik dengan seragam. Mulai seragam kerja dinas instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sampai seragam perkumpulan pengajian bapak-bapak ataupun ibu-ibu PKK di desa-desa. Nampaknya pelaku industri kain tenun troso belum membidik pasar anak-anak dan remaja.</p>
<p>Inisiatif Pemkab Jepara menelurkan peraturan daerah (perda) yang mewajibkan pegawai  negeri ataupun swasta di instansi pemerintah harus mengenakan seragam berbahan tenun troso patut diacungi jempol.</p>
<p>Kebijakan memakai seragam troso diberlakukan pada hari Kamis hingga Sabtu, yaitu warna biru untuk hari Kamis dan Jumat. Sedangkan hari Sabtu warna bebas, sesuai dengan selera pemakainya.</p>
<p>Langkah tersebut harus kita sambut baik. Artinya, ketika kita mengenakan seragam tersebut dengan senang hati dan bangga. Tak perlu bersungut-sungut atau risi mengenakan seragam tenun dari Desa Troso Kecamatan Pecangan itu.</p>
<p>Minimal, kebijakan tersebut demi menjaga dan melestarikan salah satu kekayaan kesenian dan kebudayaan Jepara. Selain itu, juga meningkatkan produksi dan pasar lokal.</p>
<p>Sayang, kebijakan yang mengharuskan memakai seragam tenun troso tersebut memutus mata rantai pelestari, pecinta, dan pemakai kain tenun troso. Pasalnya yang dibidik hanya generasi tua. Kebijakan yang membidik anak-anak dan remaja belum dilahirkan. <span id="more-37"></span></p>
<p>Andai kebijakan mengenakan seragam troso juga diberlakukan bagi siswa sekolah tentu akan meningkatkan produksi pasar lokal. Mulai siswa pendidikan taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas tak ada salahnya jika juga diwajibkan memakai seragam tenun troso.</p>
<p>Jadi sejak dini anak terbiasa mengenakan seragam (pakaian) berbahan dasar kain khas Jepara itu. Maka dengan sendirinya kecintaan dan kebanggaan akan tenun troso tumbuh tanpa paksaan (tuntutan peraturan). Jadi, dalam kehidupan sosial generasi muda bangga dan percaya diri memakai baju tenun troso.<br />
Identitas Daerah Peraturan yang mewajibkan siswa memakai seragam sekolah tenun troso tak sekadar menyambung mata rantai pemakai dan pecinta tenun itu. Kewajiban itu juga bisa dijadikan identitas daerah.</p>
<p>Misalnya, ketika pemkab mengikutsertakan siswa terbaiknya dalam lomba-lomba di tingkat regional ataupun nasional, duta dari Bumi Kartini mengenakan seragam khasnya.<br />
Tak hanya identitas daerah, corak, dan warna tentun troso yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk membedakan jenis jenjang sekolah.</p>
<p>Misalnya dengan mengadopsi warna seragam yang sudah ada saat ini. Warna bawahan merah untuk jenjang sekolah dasar. Warna bawahan biru untuk sekolah menengah pertama, dan warna bawahan abu-abu untuk jenjang sekolah menengah atas atau kejuruan.</p>
<p>Jika pemkab hendak memberikan kelonggaran kepada pihak sekolah untuk menentukan warna dan motif pun masih sangat mungkin.</p>
<p>Pasalnya, keanekaragaman warna dan motif kainnya sangat bervariatif. Sekolah yang menentukan sendiri warna dan motif, dan dengan begitu pengawasan aktivitas siswa di luar sekolah bisa dengan mudah dilakukan.</p>
<p>Pengawasan pihak sekolah terhadap aktivitas siswa di luar sekolah akan sulit jika siswa mengenakan seragam baku yang sudah ada.</p>
<p>Sebab, untuk mengetahui siswa yang dimaksud dari sekolah mana, kita harus membaca lokasi (nama sekolah-Red) yang melekat pada lengan baju seragam bagian kanan atas.</p>
<p>Berbeda jika sekolah memiliki seragam identitas, maka tanpa harus membaca Lokasi, kita dapat mengetahui siswa tersebut dari sekolah tertentu.</p>
<p>Sekolah swasta yang memiliki identitas seragam sekolah bisa memeloporinya dengan menggunakan tenun troso untuk dijadikan seragam identitas. Selama ini warna dan motif mayoritas seragam identitas sekolah swasta ataupun negeri hampir serupa.</p>
<p>Dapat dipastikan, pasti bermotif lambang sekolah. Jika memang lambang sekolah dirasa suatu hal yang sakral sebagai penanda identitas sekolah, tidak ada salahnya jika kain tenun troso bermotif lambang sekolah.</p>
<p>Lantas, apabila pemkab memberikan keluwesan kepada pihak sekolah untuk mengkreasi sendiri model seragam sekolah itu juga lebih bijak.</p>
<p>Dengan begitu, masing-masing sekolah tentu akan berpacu menciptakan model seragam sekolah yang modis, kreatif, tetapi tetap memegang nilai dan tatanan berpakaian. Sebab, warna, corak, dan motif sangat memungkinkan untuk dikreasi menjadi beraneka ragam bentuk mode.</p>
<p>Kini kelangsungan dan eksistensi keberadaan tenun troso  juga tak bisa terlepas dari kebijakan pemerintah kabupaten. Peraturan daerah yang strategis turut ambil bagian demi keberadaan tenun itu pada masyarakat pemakainya.</p>
<p>Selain itu, pemakainya harus bangga dan merasa percaya diri mengenakan hasil kerajinan daerah sendiri. Rasa memiliki dan kecintaan kita yang akan terus menghidupi keberadaan tenun troso.</p>
<address> Source: <a href="http://suaramerdeka.com" target="_blank"><em>suaramerdeka</em> </a>29 Januari 2010</address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2010/02/16/mengusung-tenun-troso-ke-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru 1 Asyuro Dan Sejarahnya</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/12/17/selamat-tahun-baru-1-asyuro-dan-sejarahnya/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/12/17/selamat-tahun-baru-1-asyuro-dan-sejarahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 07:29:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Religy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[
Hari Asyura merupakan salah satu hari yang diraikan oleh umat Islam. Asyura berasal daripada perkataan Arab asyara yang bermaksud sepuluh. Ini disebabkan hari Asyura adalah hari yang kesepuluh di dalam kalendar Islam iaitu 10 Muharram.
Mengikut masyarakat Islam, hari Asyura telah menyaksikan banyak sejarah besar dan keajaiban berlaku ke atas para nabi. Disebabkan itu, masyarakat Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs237.snc1/8434_1150943971205_1155794121_30410085_6871819_n.jpg" alt="" width="300" height="295" /></p>
<p>Hari Asyura merupakan salah satu hari yang diraikan oleh umat Islam. Asyura berasal daripada perkataan Arab asyara yang bermaksud sepuluh. Ini disebabkan hari Asyura adalah hari yang kesepuluh di dalam kalendar Islam iaitu 10 Muharram.<br />
Mengikut masyarakat Islam, hari Asyura telah menyaksikan banyak sejarah besar dan keajaiban berlaku ke atas para nabi. Disebabkan itu, masyarakat Islam menghormati hari tersebut seperti juga yang diamalkan oleh Nabi Muhammad s.a.w.<br />
Menurut tradisi masyarakat Islam, Nabi Muhammad s.a.w. telahpun melakukan puasa Asyura sejak di Makkah lagi memandangkan puasa Asyura adalah amalan biasa masyarakat tempatan. Apabila baginda berhijrah ke Madinah, baginda turut mendapati yang kaum Yahudi turut berpuasa pada hari Asyura (atau bagi mereka adalah Yom Kippur yang juga pada hari kesepuluh). Ketika itu, Baginda mengesahkan dan mensyariatkan puasa sehingga ia menjadi satu kewajiban kerana baginda merasakan masyarakat Islam lebih dekat dengan Nabi Musa. Ibn Hajar al-asqalani, dalam pernyataannya terhadap sahih Bukhari mengatakan yang syariat puasa telah dijadikan kepada bulan Ramadhan setahun kemudian. Kini, masyarakat Islam melakukan puasa pada 10 Muharram sebagai amalan sunat dan bukan kewajiban.</p>
<p>Masyarakat Islam turut percaya akan berlakunya kejadian besar ketika 10 Muharram:</p>
<p>1. Hari pertama Allah menciptakan alam.<br />
2. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.<br />
3. Hari pertama Allah menurunkan hujan.<br />
4. Allah menjadikan Arasy.<br />
5. Allah menjadikan Luh Mahfuz.<br />
6. Allah menjadikan alam.<br />
7. Allah menjadikan Malaikat Jibril.<br />
8. Nabi Adam a.s. dicipta.<br />
9. Diampunkan dosa Nabi Adam a.s. setelah bertahun-tahun memohon keampunan kerana melanggar larangan Allah.<br />
10. Nabi Idris a.s. diangkat darjatnya oleh Allah dan Malaikat Izrail membawanya ke langit.<br />
Diselamatkan Nabi Nuh a.s. dan pengikutnya dari banjir besar selama enam bulan dan bahtera baginda selamat berlabuh di puncak pergunungan.<span id="more-36"></span><br />
11. Nabi Ibrahim a.s. dilahirkan di kawasan pedalaman dan terselamat dari buruan Raja Namrud.<br />
12. Nabi Ibrahim a.s. diselamatkan Allah dari api Raja Namrud.<br />
13. Nabi Yusuf a.s. dibebaskan dari penjara setelah meringkuk di dalamnya selama tujuh tahun.<br />
14. Nabi Yaakub a.s. telah sembuh buta matanya ketika kepulangan anaknya Yusuf di hari tersebut.<br />
15. Nabi Ayub a.s. disembuhkan dari penyakitnya.<br />
16. Nabi Musa a.s. telah diselamatkan daripada tentera Firaun dan berlakunya kejadian terbelahnya Laut Merah.<br />
17. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa a.s..<br />
18. Nabi Yunus a.s. selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.<br />
19. Kesalahan Nabi Daud a.s. diampuni Allah.<br />
20. Nabi Sulaiman a.s. dikurniakan Allah kerajaan yang besar.<br />
21. Nabi Isa a.s. diangkat ke syurga ketika diburu oleh tentera Rom untuk menyalib baginda.<br />
22. Saidina Hussein ibni Ali telah syahid akibat dibunuh dengan kejam di Karbala oleh tentera khalifa Bani Umaiyyah iaitu Khalifah Yazid.</p>
<p><strong>Perkara sunat dilakukan pada hari Asyura:</strong></p>
<p>1. Melapangkan masa / belanja anak isteri<br />
2. Memuliakan fakir miskin<br />
3. Menahan marah<br />
4. Menunjukkan orang sesat<br />
5. Menyapu / mengusap kepala anak yatim<br />
6. Bersedekah<br />
7. Memelihara kehormatan diri<br />
8. Mandi Sunatlafaz niat : Sahaja aku mandi sunat hari Asyura kerana Allah Taala.<br />
9. Bercelak<br />
10. Membaca Qulhuwallah hingga akhir seribu kali<br />
11. Sembahyang sunat empat rakaatlafaz niat : Sahaja aku sembahyang sunat hari Asyura empat rakaat kerana Allah Taala. Pada rakaat pertama dan kedua selepas fatihah di baca Qulhuwallah sebelas kali.<br />
12. Menjamu orang berbuka puasa<br />
13. PuasaNiat - Sahaja aku berpuasa esok hari sunat hari Asyura kerana Allah Taala.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/12/17/selamat-tahun-baru-1-asyuro-dan-sejarahnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Blogging Tidak Pernah Mati</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 12:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<category><![CDATA[underground]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tanggal 27 Oktober 2009 adalah hari Blogger Nasional, saya hampir lupa kalo hari ini hari blogger, dengan hari blogger ini kita wujudkan Blogging Never Die atau Ngeblog tidak akan pernah mati di indonesia ini, mari yang belum punya blog segera buat blog sekarang juga,,,mumpung geratis,,.!
wah akhirnya hari ini saya bisa ikut serta berpartisipasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Hari ini tanggal <strong>27 Oktober 2009</strong> adalah hari <strong>Blogger Nasional,</strong> saya hampir lupa kalo hari ini hari blogger, dengan hari blogger ini kita wujudkan <a href="http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/"><strong>Blogging Never Die</strong></a> atau <strong><a href="http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/">Ngeblog tidak akan pernah mati</a> </strong>di indonesia ini, mari yang belum punya blog segera buat blog sekarang juga,,,mumpung geratis,,.!</p>
<p style="text-align: justify">wah akhirnya hari ini saya bisa ikut serta berpartisipasi posting bertepatan di hari blogger nasional. hol.ho.ho.</p>
<p style="text-align: justify">semoga dengan hari blogger ini masyarakat indonesia selalu tetap exis dalam dunia blogging.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/th_Blogging.jpg" alt="" width="191" height="206" /></p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-33"></span></p>
<p style="text-align: justify">berikut blogger lainya yang sudah menyemarakkan <a href="http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/"><strong>Hari Blogger Nasional Di semarang</strong>:</a></p>
<ul style="text-align: justify">
<li><a href="http://myidol88.blogspot.com/2009/10/mari-nge-blog.html" target="_blank">http://myidol88.blogspot.com/2009/10/mari-nge-blog.html</a></li>
<li> <a href="http://escoret.blogspot.com/2009/10/perjalanan-lucu.html" target="_blank">http://escoret.blogspot.com/2009/10/perjalanan-lucu.html</a></li>
<li><a href="http://just-forclick.blogspot.com/2009/10/memaknai-hari-sumpah-pemuda.html" target="_blank">http://just-forclick.blogspot.com/2009/10/memaknai-hari-sumpah-pemuda.html</a></li>
<li><a href="http://inikian.wordpress.com/2009/10/26/ini-blogger-berpesta/" target="_blank">http://inikian.wordpress.com/2009/10/26/ini-blogger-berpesta/</a></li>
<li><a href="http://yessigreena.wordpress.com/2009/10/27/andai-aku-di-jakarta/" target="_blank">http://yessigreena.wordpress.com/2009/10/27/andai-aku-di-jakarta/</a></li>
<li><a href="http://tobytall.wordpress.com/2009/10/27/hahahahahaha/" target="_blank">http://tobytall.wordpress.com/2009/10/27/hahahahahaha/</a></li>
<li><a href="http://udeystar.blogspot.com/2009/10/atas-nama-blogger-national-rock.html" target="_blank">http://udeystar.blogspot.com/2009/10/atas-nama-blogger-national-rock.html</a></li>
<li><a href="http://gatelgaruk.blogspot.com/2009/09/judulnya-adalah-ngabuburit.html" target="_blank">http://gatelgaruk.blogspot.com/2009/09/judulnya-adalah-ngabuburit.html</a></li>
<li><a href="http://monstress-idu.com/blog/?p=143" target="_blank">Perfume: The Story of a Murderer</a></li>
<li><a href="http://minesweet.blogspot.com/2009/10/kenangan-pesta-blogger-2009.html" target="_blank">Kenangan Pesta Blogger 2009</a></li>
<li><a title="Blogging Never Die" href="http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/" target="_self">http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify">Selamat Hari Blogger Nasional&#8230;</p>
<p style="text-align: justify">Salam Blogger</p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/10/27/blogging-tidak-pernah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Di Balik Fenomena Facebook Di Indonesia</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/10/20/di-balik-fenomena-facebook-di-indonesia/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/10/20/di-balik-fenomena-facebook-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 13:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>

		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<category><![CDATA[underground]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.
Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi yang ditunggu-tunggu &#8230;’siapa calon bapak si jabang bayi?’
Ada kabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang selebritis yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img class="alignleft" style="float: left" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/FenomenaFacebook-Indonesia.jpg" alt="" width="225" height="225" /></p>
<p style="text-align: justify">Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.<br />
Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi yang ditunggu-tunggu &#8230;’siapa calon bapak si jabang bayi?’<br />
Ada kabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang selebritis yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.<br />
Mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.<br />
Ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentari orang bahkan mohon maaf &#8230;.’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-32"></span></p>
<p style="text-align: justify">Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentari lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :<br />
Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya&#8230;..?”&#8212;&#8212;kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “mau ditemanin? Dijamin puas deh&#8230;”<br />
Seorang wanita lainnya menuliskan “ Bangun tidur, badan sakit semua, biasa&#8230;.habis malam jumat ya begini&#8230;:” kemudian komen2 nakal bermunculan&#8230;<br />
Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi&#8230;.”, &#8212;-kemudian komen2 pelecehan bermunculan. Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya &#8230;., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu&#8230;.” &#8212;-lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis<br />
Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih&#8230;., ada yang mau menerima tantangan ?’&#8212;-langsung berpuluh2 komen datang, Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit&#8230;”<br />
Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget&#8230;bakal tidur pake dalaman lagi nih”</p>
<p>Dan ribuan status-status yang numpang beken dan ingin ada komen-komen dari lainnya<br />
Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.<br />
Tak ada lagi rasa malu, tertuang semua di halaman tersebut, halaman dunia maya yang menjadikan penikmatnya tak lagi merasa canggung dan malu menulis dan berkomentar karena memang tak ada lagi yang dianggap tabu.<br />
Tak ada pengawasan dari administrator yang menjadikan penikmatnya semakin merasa bebas dan cenderung merasa sah-sah saja apa yang mereka tuliskan. Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.</p>
<p>Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek&#8230;..padahal sebagian besar yang didalam foto tersebut sekarang sudah berjilbab. Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah bekeluarga, berkehidupan yang bermartabat, yaitu foto saat dulu bersama teman-teman prianya bergandengan dengan ceria&#8230;.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/fenomenadibalikfacebookdiindonesia.jpg" alt="" width="249" height="166" /></p>
<p style="text-align: justify">Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang</p>
<p>Dan fenomena di atas harusnya menjadi pertanda bagi mereka yang mau berpikir, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.</p>
<p>Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.</p>
<p>Bagi mereka para wanita yang telah merintis jalan yang mereka yakini jauh lebih mulia dengan menutup kehormatannya, menjadi teriris hatinya melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat. Sedangkan mereka tak dapat berbuat apa-apa…Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu.<br />
Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat kehormatan diri kita luntur tak berbekas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/10/20/di-balik-fenomena-facebook-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ngabuburit Bulan Ramadlan Di Jalan Pahlawan Semarang</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/09/08/ngabuburit-bulan-ramadlan-di-jalan-pahlawan-semarang-2009/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/09/08/ngabuburit-bulan-ramadlan-di-jalan-pahlawan-semarang-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 08:38:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>

		<category><![CDATA[Ramadlan]]></category>

		<category><![CDATA[Puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Ngabuburit di bulan puasa selalu di lakukan oleh banyak kalangan anak muda di semarang
di mulai sejak hari pertama bulan puasa sampai nanti akhir bulan puasa.
Ngabuburit apa an to? ngabuburit itu,,,ya suatu kegiatan yang iasanya dilakukan oleh anak muda  yang sedang menunggu bedug magrib untuk berbuka puasa, dari kegiatan ngabuburit disini banyak mahasasiswa yang mamanfaaatkan moment [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Ngabuburit di bulan puasa selalu di lakukan oleh banyak kalangan anak muda di semarang<br />
di mulai sejak hari pertama bulan puasa sampai nanti akhir bulan puasa.<br />
Ngabuburit apa an to? ngabuburit itu,,,ya suatu kegiatan yang iasanya dilakukan oleh anak muda  yang sedang menunggu bedug magrib untuk berbuka puasa, dari kegiatan ngabuburit disini banyak mahasasiswa yang mamanfaaatkan moment tersebut dengan melakukan kegiatan jual beli makan dan minuman, dan tidak hanya ngabuburit, tongkrongan di pinggiran jalan juga ada, dengan sambil berjaualan minuman es untuk takjil berbuka puasa nantinya, para anak muda atau mahasiswa ini berjaualan di pinggir jalan sepanjang jalan pahlawan dan menawarkan jajananya atau es yang mereka jual kepada para pengguna jalan yang sedang melintas di sepanjang jalan pahlawan, entah itu mobil maupun motor semua di samperin untuk menawarkan atau memasarakan makanan atau minuman es  nya tersebut. sambil merayu rayu mungkin.</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang2.jpg" alt="Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang2" width="250" height="187" /><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang.jpg" alt="Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang" width="250" height="186" /></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span id="more-30"></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang3.jpg" alt="" width="250" height="189" /><img src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/Ngabuburitdijalanpahlawanseamarang4.jpg" alt="" width="250" height="187" /></p>
<p style="text-align: justify">Dari semua ini memang sungguh memberi keunutungan di bulan ramadalan ini, kegiatan- kegiatan sepertti ini hanya di lakukan pada bulan ramadlan, jadi serru deh hanya satu tahun sebulan, jadi dengan kegiatan ngabuburit ini anak muda di semarang mempunyai agenda rutin di setiap tahunya, hal ini bermanfaat sekali bagi kawula muda di semarang, dengan begitu puasa di bulan ramdalan ini tidak hanya di isi dengan tidur dan makan, jadi dengan demikian nilai ibadah kita nambah lagi, semoga di bulan ramadalan ini di beri keberkahan dan kesabaran, Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/09/08/ngabuburit-bulan-ramadlan-di-jalan-pahlawan-semarang-2009/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Noordin M TOP Punya Istri Orang Jepara</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 13:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<category><![CDATA[Noordin M TOP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/</guid>
		<description><![CDATA[
Suatu hari pada Juni 2004, dia berkenalan dengan seorang perempuan di Malang, Jawa Timur. Namanya Munfiatun. Perempuan itu asli Pecangakan Kulon, Jepara. Dia sebetulnya punya ijazah sarjana pertanian. Tapi Munfiatun juga fasih sebagai pengajar bahasa Arab di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Subang, Jawa Barat.
Ketika berkenalan itu, Noordin mengaku dia buronan polisi, dan namanya bertebaran di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a title="Noordin M TOP" href="http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/" target="_self"><img class="alignleft" style="float: left" src="http://search.detik.com/images/content/2009/07/30/10/noordinmtopcov.jpg" alt="Noordin M TOP bersama Istri Jepara" width="200" height="200" /></a><a title="MUNFIATUN ORANG JEPARA" href="http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/" target="_self"><img src="http://www.krjogja.com/wp-content/uploads/2009/08/K4BOM_Gus-Jepara.JPG" alt="MUNFIATUN JEPARA" width="150" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: justify">Suatu hari pada Juni 2004, dia berkenalan dengan seorang perempuan di Malang, Jawa Timur. Namanya <strong>Munfiatun</strong>. Perempuan itu asli <strong>Pecangakan Kulon, Jepara.</strong> Dia sebetulnya punya ijazah sarjana pertanian. Tapi Munfiatun juga fasih sebagai pengajar bahasa Arab di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Subang, Jawa Barat.</p>
<p style="text-align: justify">Ketika berkenalan itu, Noordin mengaku dia buronan polisi, dan namanya bertebaran di media massa. Noordin meminta Munfiatun bersedia menjadi isterinya. Munfiatun mengangguk. Noordin menasihati Munfiatun agar siap menjadi isteri mujahid (ini artinya pejuang di jalan Allah). Pada bulan itu juga mereka menikah di Kapas Madya, Surabaya.</p>
<p style="text-align: justify">Pernikahan ini tak tercatat di Kantor Urusan Agama setempat. Para saksi pernikahan, dan pembaca kotbah, semuanya adalah rekan Noordin. Di antara mereka ada yang terlibat dalam aksi terorisme. Pengantin baru Noordin dan Munfiatun berbulan madu di vila di Tretes, Pasuruan. Dari situ, mereka pindah ke Dinoyo, Malang. Pengantin itu menginap di sana tiga malam. Mereka lalu mengontrak rumah di Jalan <strong>Patiunus, Desa Krampayangan, Bugul Kidul, Pasuruan.</strong></p>
<p style="text-align: justify">Di sini, mereka menikah lagi di Balai Nikah KUA Kraton, Pasuruan pada 7 Juli 2004. Pernikahan ini tercatat dalam Buku Akad Nikah. Noordin disebutkan seorang perjaka dengan nama Abdur Rahman Aufi, warga negara Indonesia kelahiran 3 Maret 1972, anak ketiga dari Muhammad Aufi dan Hamidah, serta beralamat di Tuwowo Rejo, Keluarahan Gading, Tambaksari, Surabaya.<br />
Keterangan itu kemudian dipakai Noordin mengurus Kartu Keluarga Sementara dan Kartu Tanda Penduduk. Mereka menetap di Pasuruan hingga 20 Juli 2004. Setelah itu Noordin menghilang dari kampung ini.</p>
<p><span id="more-28"></span></p>
<p style="text-align: justify">Rupanya selama menghilang itu, Noordin dan teman-temannya, merancang peledakan kantor Kedutaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi ini diwujudkan pada September 2004. Seorang rekannya, Heri Gulon, meledakkan diri di depan kedutaan itu. Setelah beraksi, Noordin kabur. Seperti biasa, dia selalu berpindah-pindah tempat.</p>
<p style="text-align: justify">Adapun isterinya, Munfiatun, akhirnya ditangkap polisi. Dia diadili di Pengadilan Negeri Pasuruan, Januari 2005. Dia didakwa menyembunyikan buronan Noordin M. Top. Majelis hakim menghukumnya tiga tahun penjara, pada 9 Juni 2005.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify"><strong>Munfiatun</strong> sempat dikirim ke penjara wanita di Malang. Dia menutup diri dari pergaulan. Mulutnya terkunci rapat kalau bicara soal Noordin. Waktunya dihabiskan dengan membaca buku-buku Islam, yang dipinjam dari mobil perpustakaan keliling milik Pemerintah Kota Malang.</p>
<p style="text-align: justify">Saat Bom Bali II meletus –yang juga diduga dilakukan oleh Noordin bersama teman-temannya—, <strong>Munfiatun </strong>masih dalam penjara. Dia dapat remisi sembilan bulan, dan Munfiatun menghirup udara bebas pada 1 Januari 2007. Dia kembali ke rumah orang tuanya di<strong> Jepara.</strong></p>
<p style="text-align: justify">Setelah bebas, wartawan sempat bertanya soal kelangsungan perkawinannya dengan <strong>Noordin M. Top.</strong> “Akan memikirkannya nanti. Ini sudah takdir, saya pasrah,” katanya. Setelah itu, kabar tentang <strong>Munfiatun </strong>meredup dari media massa. Kini keberadaannya gelap. Jejaknya di beberapa tempat lenyap.<br />
Setelah meledakkan tiga kafe di Bali pada 2005, Noordin kembali menghilang. Dia tampaknya menyelinap di antara jejaring rekan-rekannya. Mereka, para rekannya itu seperti yang berhasil disisir polisi, pernah berlatih di Afganistan, Mindanao, atau terlibat dalam konflik bersenjata di Ambon dan Poso.<br />
Dalam pelariannya ini, Noordin meninggalkan isteri pertamanya, dan mengincar istri baru. Dia sempat menggaet gadis dari Cilacap, Jawa Tengah, dan dara Bogor, Jawa Barat.</p>
<p style="text-align: justify">Lalu setelah mencuri hati para perempuan itu, dia menghilang lagi. Namanya lalu disebut-sebut lagi oleh polisi sebagai otak tersangka peledakkan Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 17 Juli 2009. (berbagai sumber/jpnn)</p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #808080"><a href="http://www.hariansumutpos.com/2009/08/kisah-noordin-yang-berhasil-pikat-hati-4-wanita.html" target="_blank">Sumber</a></span></p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/08/13/noordin-m-top-punya-istri-orang-jepara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebrangan Jalan</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/04/26/penyebrangan-jalan/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/04/26/penyebrangan-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 10:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[
Jembatan penyebrangan jalan yang sekarang banyak di bangun di jalan jalan ramai dan padat kendaraan bermotor sering tidak di gunakan dengan semestinya, contoh aja penyebrangan jalan gantung yang letak nya di dekat pasar atau sekitarnya. para penyebrang jalan sering menyebarang jalan tidak memakai fasilitas penyebrang jalan jembatan gantung tersebut.

Hal ini sangat mengganggu banyak para pengguna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://img10.imageshack.us/img10/7142/54703720.jpg" alt="" width="158" height="264" /></p>
<p style="text-align: justify">Jembatan penyebrangan jalan yang sekarang banyak di bangun di jalan jalan ramai dan padat kendaraan bermotor sering tidak di gunakan dengan semestinya, contoh aja penyebrangan jalan gantung yang letak nya di dekat pasar atau sekitarnya. para penyebrang jalan sering menyebarang jalan tidak memakai fasilitas penyebrang jalan jembatan gantung tersebut.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/jln.jpg?t=1240743092" alt="" width="314" height="235" /></p>
<p style="text-align: justify">Hal ini sangat mengganggu banyak para pengguna jalan raya yaitu para pengendara motor dan mobil. tentunya hal ini mengakibatkan terjadinya kemacetan dan membahayakan keselamatan orang banyak terutama membahayakan diri nya sendiri sang penyebrang jalan yang ngawur tersebut.</p>
<p style="text-align: justify">
<p><strong>Mengapa tidak di pergunakan?</strong></p>
<p style="text-align: justify">Mungkin banyak alasan mengapa para penyebarang jalan tidak suka nyebrang jalan sesuai dengan aturan, yah..padahal itu kan aturan dan juga itu semua demi keselamatan dirinya sendiri. Mereka berfikir bahwa kalo menyebrang jalan lewat jembatan terlalu ribet, dan terlalu muter.. terlalu lama..dan apa lah,,,mereka tidak menghirakuan keselamatan mereka. lebih mementingkan cepat nyampai tujuan dan efisien daripada mementingkan keselamatan. saya terkadang jengkel denga hal yang seperti ini,.si pengguna jalan raya jengkel dengan sikap mereka. kalo ketabrak gimana coba, yang salah siapa.  pasti yang di salahkan para pengendara atau pengguna jalan, atau mungkin yang salah itu pemerintah..atau dinas perhubungan, yang membangun jembatan penyebarang. padahal sudah jelas jelas mereka yang tidak mematuhi peraturan jalan.<span id="more-27"></span></p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/dsc00008-small.jpg?t=1240743464" alt="" width="307" height="245" /></p>
<p><strong>Alternatif</strong></p>
<p style="text-align: justify">Pemerintah juga telah membuat alternatif khusus buat para penyebrang jalan. seperti di tiap lampu merah ada yang nama nya zebra cross. dan ada juga gak di lampu merah seperti di jalan raya depan sekolah-<br />
zebra cross itu buat apa to..? mungkin mereka belum pada tau kali yah. zebra cross itu di gunakan untuk para penyebrang jalan.<br />
jadi, kalo para pengendara tidak boleh berhenti di garis zebra cross tersebut. ntar kena tilang sama pak polisi malahan, banyak orang yang sering berhenti di atas zebra cross.habis. penyebrangnya juga gak ada yang mau lewat situ sih.<br />
lha kok masih ada yang gak mau nyebrang pada tempat nya, di zebra cross. wah..kalo ini sih,,alasanya saya kurang tau deh. perlu di adakanya sosialisi kali ya..atau,,masih bandel gak bisa di atur..polisi bisa menilang kalo nyebrang gak pada tempatnya.! *ngerri**</p>
<p style="text-align: justify">Jadi yang kita harapkan. Hati-hatilah kalo menyebrang jalan. jangan se enak nya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify">jaga keselamatan anda dan juga keselamatan orang banyak tentunya para pengguna jalan raya.</p>
<p style="text-align: justify">hal ini sangat poenting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/04/26/penyebrangan-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa banyak ingin jadi anggota DPR ?</title>
		<link>http://fahmi.sinau.org/2009/04/06/kenapa-banyak-ingin-jadi-anggota-dpr/</link>
		<comments>http://fahmi.sinau.org/2009/04/06/kenapa-banyak-ingin-jadi-anggota-dpr/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 13:59:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<category><![CDATA[corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fahmi.sinau.org/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR?. Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR?. Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :</p>
<p style="text-align: justify">Gaji pokok : Rp 15.510.000<br />
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000<br />
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000<br />
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000<br />
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000<br />
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000<br />
Total : Rp 46.100.000/bulan<br />
Total Pertahun : Rp 554.000.000</p>
<p style="text-align: justify">Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.</p>
<p style="text-align: justify">Gaji ke-13 :Rp 16.400.000<br />
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000<br />
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:</p>
<p style="text-align: justify">Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan<br />
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU</p>
<p style="text-align: justify">Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://i280.photobucket.com/albums/kk171/ganaspati/Public/DewanPerwakilanRakyatNgantug.jpg" alt="" width="443" height="301" /><span style="font-size: 78%"><span style="font-style: italic">Sumber:</span><em>www.kabarinews.com</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fahmi.sinau.org/2009/04/06/kenapa-banyak-ingin-jadi-anggota-dpr/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
