Di Balik Fenomena Facebook Di Indonesia

Facebook, Safety, underground October 20th, 2009

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.
Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi yang ditunggu-tunggu …’siapa calon bapak si jabang bayi?’
Ada kabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang selebritis yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.
Mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.
Ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentari orang bahkan mohon maaf ….’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.

Read the rest of this entry »

Penyebrangan Jalan

Safety, corner April 26th, 2009

Jembatan penyebrangan jalan yang sekarang banyak di bangun di jalan jalan ramai dan padat kendaraan bermotor sering tidak di gunakan dengan semestinya, contoh aja penyebrangan jalan gantung yang letak nya di dekat pasar atau sekitarnya. para penyebrang jalan sering menyebarang jalan tidak memakai fasilitas penyebrang jalan jembatan gantung tersebut.

Hal ini sangat mengganggu banyak para pengguna jalan raya yaitu para pengendara motor dan mobil. tentunya hal ini mengakibatkan terjadinya kemacetan dan membahayakan keselamatan orang banyak terutama membahayakan diri nya sendiri sang penyebrang jalan yang ngawur tersebut.

Mengapa tidak di pergunakan?

Mungkin banyak alasan mengapa para penyebarang jalan tidak suka nyebrang jalan sesuai dengan aturan, yah..padahal itu kan aturan dan juga itu semua demi keselamatan dirinya sendiri. Mereka berfikir bahwa kalo menyebrang jalan lewat jembatan terlalu ribet, dan terlalu muter.. terlalu lama..dan apa lah,,,mereka tidak menghirakuan keselamatan mereka. lebih mementingkan cepat nyampai tujuan dan efisien daripada mementingkan keselamatan. saya terkadang jengkel denga hal yang seperti ini,.si pengguna jalan raya jengkel dengan sikap mereka. kalo ketabrak gimana coba, yang salah siapa.  pasti yang di salahkan para pengendara atau pengguna jalan, atau mungkin yang salah itu pemerintah..atau dinas perhubungan, yang membangun jembatan penyebarang. padahal sudah jelas jelas mereka yang tidak mematuhi peraturan jalan. Read the rest of this entry »